Universitas Lambung Mangkurat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan: Tim Multidisiplin ULM Berikan Layanan Kesehatan Komprehensif untuk Penyintas Bencana Banjir di Aceh

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 22 Desember 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Lambung Mangkurat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan: Tim Multidisiplin ULM Berikan Layanan Kesehatan Komprehensif untuk Penyintas Bencana Banjir di Aceh

Universitas Lambung Mangkurat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan: Tim Multidisiplin ULM Berikan Layanan Kesehatan Komprehensif untuk Penyintas Bencana Banjir di Aceh

BANJARMASIN, Indonesia, 22 Desember 2025 /PRNewswire/ — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menghadirkan komitmen nyata dalam merespons kemanusiaan nasional dengan mengirim tim bantuan terintegrasi ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Melalui aksi ini, ULM mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kehadiran langsung dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana.

Universitas Lambung Mangkurat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan: Tim Multidisiplin ULM Berikan Layanan Kesehatan Komprehensif untuk Penyintas Bencana Banjir di Aceh
Universitas Lambung Mangkurat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan: Tim Multidisiplin ULM Berikan Layanan Kesehatan Komprehensif untuk Penyintas Bencana Banjir di Aceh

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof. Ahmad Alim Bachri, Rektor ULM, menegaskan motivasi pengiriman tim ini dengan mengatakan, "Ini adalah bentuk ULM turut merasakan kesulitan yang sedang dihadapi saudara-saudara kita di Sumatera. Oleh karena itu, ULM ingin hadir bahu membahu membantu saudara-saudara kita di sana" ujarnya.

Aksi solidaritas ULM ini mencerminkan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial. Tim kemanusiaan yang dikirimkan melibatkan profesi kesehatan multidisiplin diketuai oleh Dr.dr.Meitria Syahadatina M.Kes terdiri dari dokter, perawat profesional, psikolog, tenaga ahli kesehatan masyarakat dengan spesialisasi gizi dan kesehatan lingkungan, serta mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) bidang Anestesi dan Bedah.

Kehadiran tim ini tidak sekadar memberikan bantuan darurat, melainkan membangun layanan kesehatan berkelanjutan bagi penyintas. Di lapangan, tim ULM mendirikan posko bantuan yang berfungsi sebagai pusat layanan medis dan dukungan psikososial selain itu tim akan melakukan pemeriksaan kesehatan langsung ke rumah-rumah penyintas, dengan fokus khusus pada kelompok rentan yang sulit mengakses fasilitas layanan kesehatan.

Inovasi signifikan dalam program ini adalah kehadiran psikolog ULM yang memberikan layanan kesehatan mental dan pendampingan psikologis khusus bagi anak-anak penyintas banjir. Layanan ini dirancang untuk membantu proses pemulihan trauma dan mendukung kesejahteraan psikis generasi muda yang terdampak, mengingat pentingnya penanganan aspek mental dalam bencana.

Selain layanan kesehatan dan pendampingan psikologis, ULM menyalurkan bantuan logistik komprehensif dengan total 2.6 Ton terdiri dari obat-obatan, pakaian, bubur bayi, makanan ringan, bahan pangan pokok, serta perlengkapan kebersihan dan sanitasi. Mahasiswa PPDS Bedah dan PPDS Anestesi ULM juga diperbantukan di Rumah Sakit Umum Daerah terdekat untuk memperkuat kapasitas layanan medis darurat.

Untuk memastikan kontinuitas pelayanan, bantuan dijalankan dalam dua kloter: 20–24 Desember dan 23–27 Desember 2025. Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek melalui program PKM BIMA serta dukungan para donatur.

Melalui aksi kemanusiaan ini, ULM membuktikan bahwa perguruan tinggi adalah bagian integral dari gerakan solidaritas nasional dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun resiliensi komunitas.

Dirilis oleh Humas ULM Untuk informasi Lebih Lanjut Hubungi Kami:
Email: humas@ulm.ac.id
Website: www.ulm.ac.id

Dokumentasi kegiatan dapat diundah pada tautan INI.

Berita Terkait

Hollyland Luncurkan Pyro 7 Ultra, Sistem Monitoring Nirkabel All-in-One untuk Kebutuhan Produksi Film Profesional
PARSOL® Shield Raih Izin FDA, dsm-firmenich Hadirkan Inovasi Baru untuk Perlindungan Kulit dari Sinar Matahari di AS
Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:00 WIB

Hollyland Luncurkan Pyro 7 Ultra, Sistem Monitoring Nirkabel All-in-One untuk Kebutuhan Produksi Film Profesional

Kamis, 3 September 2026 - 10:37 WIB

PARSOL® Shield Raih Izin FDA, dsm-firmenich Hadirkan Inovasi Baru untuk Perlindungan Kulit dari Sinar Matahari di AS

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Berita Terbaru