Crescel Laporkan Hasil Uji Coba Terkontrol Acak yang Positif untuk Krim Peremajaan Kulit Biobotanika Bagi Rosacea

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penelitian Menunjukkan Perbaikan Klinis Lebih Optimal Dengan Tingkat Toleransi yang Baik Dibandingkan Perawatan Standar yang Menggunakan Metronidazol

MIAMI BEACH, Fla., 21 Maret 2026 /PRNewswire/ — Crescel LLC adalah perusahaan sains dan teknologi yang inovatif. Hari ini Crescel mengumumkan hasil uji klinis tersamar ganda, acak, dan terkontrol dengan pembanding aktif yang mengevaluasi Krim Peremajaan Kulit biobotaninya dibandingkan standar perawatan yang umumnya digunakan – metronidazole topikal (Metrocream®) bersama pelembab CeraVe® – pada penderita rosacea, yakni kondisi peradangan kulit yang kronis.

Penelitian di bawah arahan seorang ahli dermatologi ternama di dunia ini melibatkan 60 subjek usia dewasa yang menderita rosacea ringan hingga berat dan mengevaluasi hasilnya selama periode perawatan 12 minggu. Hasil uji klinis tersebut diperkirakan akan diajukan untuk dipublikasikan di jurnal medis yang ditinjau oleh rekan sejawat pada tahun 2026.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil Klinis

Subjek penelitian diacak untuk diberi Crescel Skin Renewal Cream atau metronidazole 0,75% bersama pelembap sebanyak dua kali sehari. Penilaian oleh dokter kulit dilakukan pada awal penelitian dan pada minggu ke-4, ke-8, dan ke-12.

Crescel Skin Renewal Cream menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik dari kondisi awal pada berbagai ukuran utama:

  • Kemerahan (Eritema):
    • Crescel: ↓54% pada Minggu ke-12 (p<0,001)
    • Standar perawatan: ↓23% pada Minggu ke-12 (p=0,004)
  • Lesi Radang (Papula & Pustula):
    • Crescel: ↓74% pada Minggu ke-8, dipertahankan hingga Minggu ke-12 (p≤0,004)
    • Standar perawatan: ↓17% pada Minggu ke-12 (secara statistik tidak signifikan)

Kondisi kemerahan pada kedua kelompok menunjukkan penurunan; namun kelompok Crescel menunjukkan perbaikan lebih optimal secara keseluruhan. Untuk lesi radang, penurunan yang diamati pada kelompok pembanding tidak signifikan secara statistik di semua waktu pengamatan.

Tingkat Toleransi

Crescel Skin Renewal Cream sangat dapat ditoleransi dan tanpa efek samping negatif selama penelitian. Tidak ada laporan mengenai masalah klinis terkait iritasi, kulit kering, atau gangguan fungsi pelindung kulit.

Profil Produk

Crescel Skin Renewal Cream diformulasikan sebagai krim topikal biobotani, memadukan bahan alami dengan sistem penghantar mikroemulsi eksklusif yang dirancang untuk mendukung fungsi kulit yang sehat. Produk ini telah mendapatkan  National Rosacea Society Seal of Acceptance dan  National Psoriasis Foundation Seal of Recognition.

"Temuan ini mendukung kemungkinan cara baru untuk menangani rosacea," kata Peter J. Passalacqua, Jr., salah satu Pendiri , Chairman & CEO Crescel. "Dalam uji klinis terkontrol ini, Crescel menunjukkan perbaikan lebih optimal pada berbagai ukuran utama dibandingkan regimen standar yang umumnya digunakan dan dengan profil tingkat toleransi yang baik."

Pengamatan Tambahan

Crescel Skin Renewal Cream juga telah dievaluasi pada kondisi kulit lainnya, termasuk psoriasis, eksim, jerawat, dan ulkus diabetes.

"Kemampuan Crescel dalam menyembuhkan sangat luar biasa," kata Dr. Roberta Shapiro dari Regenerative Medicine and Rehabilitation, Columbia University Medical Center dan Penasihat Medis Senior di Crescel. "Selama 30 tahun berpraktik di kedokteran rehabilitasi, saya belum pernah melihat hal seperti ini."

Crescel Skin Renewal Cream tersedia di www.crescel.com.

Berita Terkait

Campaign Connect Indonesia 2026 Bahas Pertumbuhan, AI, dan Peran Baru Pemimpin Pemasaran
Haier Biomedical Pamerkan Solusi Automated Biostorage dan Connected Pharma di ISPE Singapore 2026
Eksekutif Global KUKA Kunjungi Centron, Bahas Kerja Sama Teknis dalam Bidang Manufaktur Perakitan Cerdas
TUMI HADIRKAN KOLEKSI MUSIM GUGUR/MUSIM DINGIN 2026 LEWAT KAMPANYE YANG MENYOROTI PERJALANAN LANDO NORRIS MENUJU PUNCAK KESUKSESAN
CGTN: Hubungan “Emas” Tiongkok-Kirgizstan Membawa Manfaat bagi Kedua Negara dan Kawasan
Himel Raih Technology Excellence Award, Hadirkan Inovasi pada Produk Kelistrikan Sehari-hari
Farizon Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Niaga Pertama di Luar Negeri yang Berlokasi di Indonesia, V8E Hasil Rakitan Lokal Mulai Diproduksi
PEI-Genesis Memperluas Kapabilitas di Asia-Pasifik dengan Fasilitas Produksi Bernilai Tambah Keenam di Pune, India

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 03:00 WIB

Campaign Connect Indonesia 2026 Bahas Pertumbuhan, AI, dan Peran Baru Pemimpin Pemasaran

Rabu, 2 September 2026 - 01:30 WIB

Haier Biomedical Pamerkan Solusi Automated Biostorage dan Connected Pharma di ISPE Singapore 2026

Selasa, 1 September 2026 - 23:46 WIB

Eksekutif Global KUKA Kunjungi Centron, Bahas Kerja Sama Teknis dalam Bidang Manufaktur Perakitan Cerdas

Selasa, 1 September 2026 - 13:00 WIB

TUMI HADIRKAN KOLEKSI MUSIM GUGUR/MUSIM DINGIN 2026 LEWAT KAMPANYE YANG MENYOROTI PERJALANAN LANDO NORRIS MENUJU PUNCAK KESUKSESAN

Selasa, 1 September 2026 - 12:50 WIB

CGTN: Hubungan “Emas” Tiongkok-Kirgizstan Membawa Manfaat bagi Kedua Negara dan Kawasan

Berita Terbaru