Dukungan BI dan Stabilitas Harga Jadi Harapan Utama Pemulihan Pasar Menurut CSA Index Terbaru

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 10 April 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HAIBISNIS.COM – CSA Index edisi April 2025 menunjukkan level 41,7, mencerminkan semakin jauhnya kepercayaan pelaku pasar dari ambang batas netral 50, Jakarta (11/4/25).

Ini merupakan level terendah dalam satu tahun terakhir dan mencerminkan pesimisme terhadap pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

Penurunan ini melanjutkan tren negatif sejak awal tahun. Pada Maret 2025, indeks masih berada di angka 47,6 dan terus mengalami tekanan signifikan sejak Februari.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minimnya optimisme dipicu oleh sejumlah sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.

Dari sisi domestik, data inflasi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2025 memperkuat kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat.

CSA Index April 2025

Inflasi bulanan tercatat 1,65% (mtm), tetapi secara tahunan hanya 1,03% (yoy)—jauh di bawah target dan mengindikasikan lemahnya permintaan domestik.

Hal ini menjadi sorotan karena Ramadan biasanya menjadi periode lonjakan konsumsi.

Dari sisi global, ketegangan perdagangan antara AS dan China terus meningkat.

Pemerintahan Trump kembali mengadopsi kebijakan tarif agresif yang memicu ketidakpastian di pasar global.

Kekhawatiran juga muncul terkait kebijakan moneter AS, terutama karena inflasi di negara tersebut terus berada di atas ekspektasi.

Kondisi ini membuka peluang pengetatan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed.

Dari dalam negeri, potensi pelemahan fiskal akibat pemangkasan anggaran pemerintah dinilai mengurangi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi.

CSA Index IHSG Konsensus 12M Forecast

Selain itu, meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) menambah tekanan psikologis di pasar.

Meskipun berada dalam tekanan, investor masih melihat peluang di sektor-sektor tertentu.

Sektor Keuangan, Consumer Cyclical, dan Energi menjadi pilihan utama pada April 2025.

Kembalinya sektor keuangan sebagai favorit mencerminkan harapan terhadap pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia yang dapat memperbaiki

likuiditas dan mendukung pemulihan perbankan. Sektor consumer cyclical dipilih seiring ekspektasi peningkatan konsumsi menjelang Lebaran. Sektor energi tetap menarik di tengah fluktuasi harga komoditas global.

Ketua Umum Propami, NS. Aji Martono, menyatakan bahwa, “CSA Index April 2025 menunjukkan bahwa pasar butuh sentimen positif atau stimulus.”

Secara keseluruhan, meskipun tekanan terhadap pasar masih tinggi, potensi pemulihan IHSG tetap terbuka.

Hal ini bergantung pada dukungan kebijakan moneter yang akomodatif dan membaiknya sentimen konsumsi.

CSA Index Sektor Pilihan April 2025

Namun, kepercayaan pasar masih lemah dan dibutuhkan sinyal kuat, baik dari sisi fundamental maupun kebijakan, untuk mendorong perbaikan dalam beberapa bulan mendatang.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Prospektif.com dan Infrastrukturnews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Hallo.id dan Topikindonesia.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellotangerang.com dan Sumateraekspres.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Daya Beli Lesu, UMKM Perlu Tinggalkan Perang Diskon dan Pangkas Rantai Pasok
SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
PROPAMI di Usia 16 Tahun, Merawat Profesionalisme di Tengah Perubahan Pasar Modal
OJK Dorong Digitalisasi Perizinan untuk Tingkatkan Efisiensi Pasar Modal
Pendiri SMC Sebut Press Release Bukan Sekadar Publikasi Tetapi Aset Reputasi Korporasi Jangka Panjang
Mengapa Diskon Publikasi Persrilis.com Hingga 31 Juli 2026 Menjadi Peluang Emas Bagi Strategi Komunikasi
Kolaborasi Persrilis.com dan New Media Network Buka Babak Baru Distribusi Press Release Berbasis Media Sosial
Distribusi Press Release Menguat: PR Newswire dan PSPI Integrasikan Jaringan Media Online
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 08:41 WIB

Daya Beli Lesu, UMKM Perlu Tinggalkan Perang Diskon dan Pangkas Rantai Pasok

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:39 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:11 WIB

PROPAMI di Usia 16 Tahun, Merawat Profesionalisme di Tengah Perubahan Pasar Modal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:26 WIB

OJK Dorong Digitalisasi Perizinan untuk Tingkatkan Efisiensi Pasar Modal

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pendiri SMC Sebut Press Release Bukan Sekadar Publikasi Tetapi Aset Reputasi Korporasi Jangka Panjang

Berita Terbaru

Pers Rilis

RAVEN2 BUKA PRAREGISTRASI UNTUK FRESH START SERVER “ZERO”

Rabu, 2 Sep 2026 - 06:54 WIB