C&I GFM ESS Buatan Huawei Digital Power Lulus Tes Ekstrem yang Menguji Risiko Kebakaran Sel Baterai

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Huawei Digital Power's C&I GFM ESS Passes Extreme Ignition Test

Huawei Digital Power's C&I GFM ESS Passes Extreme Ignition Test

SHENZHEN, Tiongkok, 17 Desember 2025 /PRNewswire/ — Commercial and Industrial Hybrid Cooling Grid Forming Energy Storage System (C&I GFM ESS) buatan Huawei Digital Power berhasil menjalani tes ekstrem yang menguji risiko kebakaran sel baterai (ignition test). Tes ini turut disaksikan TÜV Rheinland. Berlangsung di laboratorium fire safety tingkat nasional, tes ini merupakan proses evaluasi ESS pertama yang menggunakan standar terbaru UL 9540A:2025.

Huawei Digital Power's C&I GFM ESS Passes Extreme Ignition Test
Huawei Digital Power’s C&I GFM ESS Passes Extreme Ignition Test

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tantangan Ekstrem: Standar Ketat

Tes ini merupakan proses verifikasi yang paling menantang di industri untuk keamanan ESS dari risiko kebakaran ekstrem. Metode overcharge pada level rangkaian baterai memicu thermal runaway secara serentak pada 60 sel baterai. Dibandingkan proses pengujian yang hanya melibatkan satu atau beberapa sel baterai, kompleksitas dalam tes ini meningkat secara signifikan.

Tes semakin ketat dengan menerapkan sejumlah kondisi berikut:

  1. Metode open-door ignition test berdasarkan standar UL 9540A:2025 untuk memaksimalkan ketersediaan oksigen.
  2. Seluruh rangkaian baterai terisi penuh hingga 100% State of Charge (SOC).
  3. Seluruh sistem pemadam kebakaran aktif dan pasif dinonaktifkan selama tes berlangsung sehingga ESS sepenuhnya mengandalkan desain internal guna menahan kebakaran pada kapasitas energi penuh.

Keunggulan yang telah Teruji: Sistem Proteksi Kebakaran Lima Level

Dalam kondisi ekstrem tersebut, C&I GFM ESS Huawei menunjukkan kinerja keselamatan yang sangat baik, didukung oleh desain inovatif dengan lima level proteksi:

  1. Isolasi termal antarsel: Secara efektif memperlambat thermal runaway antarsel, berfungsi sebagai lapisan pertahanan pertama untuk keamanan sistem.
  2. Komponen penutup berbahan logam: Mampu menahan suhu di atas 1.500°C, menjaga integritas struktur bahkan dalam kondisi kebakaran hebat untuk meminimalkan kerusakan.
  3. Pemblokiran oksigen bertekanan positif dan pembuangan asap terarah: Desain inovatif ini mengalihkan material mudah terbakar sehingga secara signifikan mengurangi dampak kebakaran.
  4. Desain labirin tahan api: Seluruh permukaan segel ESS memakai struktur labirin yang mencegah penyebaran api secara efektif.
  5. Daya tahan kontainer terhadap api yang lebih baik: Kontainer dilengkapi sistem proteksi khusus yang mencegah risiko kebakaran secara menyeluruh.

Bukti Data: Indikator Utama Menunjukkan Kinerja Unggulan

Data tes sangat membuktikan tingkat keselamatan dan keandalan C&I GFM ESS Huawei. Saat suhu kebakaran mencapai 961°C, suhu sel tertinggi pada ESS yang berdekatan hanya 45,3°C, jauh di bawah ambang batas pembukaan katup pengaman sel. Sistem sepenuhnya memenuhi persyaratan UL 9540A:2025, tanpa penyebaran api antarunit.

Puncak pelepasan panas (Heat Release Rate/HRR) tercatat 3 MW. Proses kebakaran berlangsung kurang dari tiga jam sebelum api padam dengan sendirinya. Dalam kondisi pembakaran dengan pintu terbuka, sistem mampu mengendalikan pelepasan panas dengan cepat, menunjukkan kemampuan manajemen termal yang optimal.

 

Berita Terkait

Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026
Robert Lewandowski Jadi Bintang TVC Terbaru CHERY, Hidupkan Semangat “For Family”
Konektivitas Berbasis AI: Asia Pasifik Susun Arah Menuju Masa Depan Digital yang Lebih Cerdas
Farizon Resmikan Pusat Distribusi Suku Cadang Global, Perkuat Layanan Purnajual di Pasar Internasional
CGTN: Tiongkok Berkomitmen Jadikan AI sebagai Penggerak Kemakmuran Bersama di Tengah Melebarnya Kesenjangan AI Global
Huawei Luncurkan Strategi “Grid-Forming” Terbaru untuk Mendukung Sistem Kelistrikan Masa Depan di Ajang The Smarter E 2026
SCIE Menunjukkan HILO WAVE® Mendukung Regenerasi Struktur Kulit Tanpa Memicu Respons Peradangan
Menemukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif di 16 Kota Tuan Rumah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 12:47 WIB

Robert Lewandowski Jadi Bintang TVC Terbaru CHERY, Hidupkan Semangat “For Family”

Senin, 20 Juli 2026 - 09:58 WIB

Konektivitas Berbasis AI: Asia Pasifik Susun Arah Menuju Masa Depan Digital yang Lebih Cerdas

Senin, 20 Juli 2026 - 00:17 WIB

Farizon Resmikan Pusat Distribusi Suku Cadang Global, Perkuat Layanan Purnajual di Pasar Internasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:31 WIB

CGTN: Tiongkok Berkomitmen Jadikan AI sebagai Penggerak Kemakmuran Bersama di Tengah Melebarnya Kesenjangan AI Global

Berita Terbaru

Pers Rilis

Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 14:00 WIB