Impian yang Jadi Kenyataan: Toshiba dan Airbus Membangun Masa Depan Penerbangan Berbahan Bakar Hidrogen, Didukung Motor Listrik dengan Konduktivitas Super

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

SINGAPURA, 27 Januari 2026 /PRNewswire/ — Saat industri penerbangan semakin gencar mewujudkan target netralitas karbon pada 2050, inovasi yang luas untuk bahan bakar penerbangan berkelanjutan tetap sangat penting. Di sinilah motor superkonduktor Toshiba berperan: solusi yang ringkas, berbobot ringan, dan berdaya besar untuk sistem tenaga penggerak listrik. Dengan berat dan ukuran kurang dari sepersepuluh motor konvensional kelas 2 MW, pengurangan ukuran dan berat yang drastis ini merupakan terobosan besar bagi industri penerbangan, dimana setiap kilogram sangat menentukan performa, dan daya besar sangat dibutuhkan.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rilis Berita Multikanal yang interaktif tersedia di tautan berikut: https://www.multivu.com/toshiba/9376851-en-toshiba-airbus-hydrogen-powered-superconducting-motors

Less than one-tenth the weight and smaller than other 2MW-class motors with the same output power
Less than one-tenth the weight and smaller than other 2MW-class motors with the same output power

Menyadari potensi dari purwarupa motor listrik yang pertama kali diperkenalkan pada 2022 ini, Airbus, produsen pesawat terbang terbesar di dunia, merintis kerja sama riset pada 2024 untuk mengembangkan dan meningkatkan skala teknologi tersebut. Peresmian kerja sama dilakukan di ajang Japan International Aerospace Expo 2024, membuktikan komitmen Airbus dan Toshiba dalam memajukan inovasi dirgantara. Ditopang pengalaman selama lebih dari 50 tahun dalam pengembangan teknologi superkonduktor, kolaborasi ini menyatukan inovasi Toshiba dan Airbus melalui program sistem tenaga penggerak berbahan bakar hidrogen dan elektrifikasi pesawat terbang, serta menandai langkah penting untuk mewujudkan penerbangan bebas emisi.

An image of an aircraft equipped with a superconducting motor
An image of an aircraft equipped with a superconducting motor

Pesawat terbang berbahan bakar hidrogen telah dipersiapkan untuk mengubah masa depan transportasi udara dengan menggantikan bahan bakar fosil dan beralih menggunakan solusi energi bersih. Hidrogen dapat menggerakkan pesawat terbang melalui dua cara: membakarnya di dalam turbin atau mengubahnya menjadi listrik di fuel cell. Cara kedua jauh lebih efisien, sebab menghasilkan tenaga penggerak listrik yang bebas dari emisi CO₂. Motor superkonduktor Toshiba memperkuat keunggulan tersebut dengan mampu beroperasi dalam suhu kriogenik sehingga tidak memiliki hambatan listrik, serta memaksimalkan efisiensi energi. Hidrogen cair yang disimpan dalam suhu -253°C berfungsi ganda sebagai bahan bakar dan pendingin, menciptakan sinergi sempurna yang meningkatkan performa sekaligus mengurangi bobot, dan mewujudkan penerbangan yang berkelanjutan.

Di luar sektor penerbangan, Toshiba menilai teknologi motor superkonduktor sebagai teknologi yang tepat untuk mendorong mobilitas berkelanjutan dalam berbagai bidang. Berkat desain yang ringan, berdaya besar, serta bekerja efisien dalam suhu kriogenik, menjadikan teknologi ini ideal digunakan untuk aplikasi berskala besar Dimana bobot dan kinerja energi sangat penting. Potensi penggunaan pada masa depan mencakup sistem tenaga penggerak kapal generasi baru untuk transportasi laut yang bersih serta sistem tenaga penggerak untuk penjelajahan luar angkasa.

Toshiba combines technologies to achieve a greater good
Toshiba combines technologies to achieve a greater good

Toshiba dan Airbus telah menempuh langkah revolusioner untuk menciptakan langit yang bebas karbon dengan merombak industri penerbangan melalui motor superkonduktor dan sistem tenaga penggerak berbahan bakar hidrogen. Kolaborasi ini melampaui aspek teknik; ini mewujudkan visi mobilitas bebas karbon sekaligus menembus batas baru efisiensi. Dengan memadukan teknologi superkonduktivitas dan potensi hidrogen sebagai sumber energi bersih, kolaborasi ini membentuk masa depan dimana pesawat terbang mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan teknologi yang lebih bersih dan lebih cerdas.


Achieving Carbon Neutrality in industries and transportation with Toshiba

 

Berita Terkait

Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026
Robert Lewandowski Jadi Bintang TVC Terbaru CHERY, Hidupkan Semangat “For Family”
Konektivitas Berbasis AI: Asia Pasifik Susun Arah Menuju Masa Depan Digital yang Lebih Cerdas
Farizon Resmikan Pusat Distribusi Suku Cadang Global, Perkuat Layanan Purnajual di Pasar Internasional
CGTN: Tiongkok Berkomitmen Jadikan AI sebagai Penggerak Kemakmuran Bersama di Tengah Melebarnya Kesenjangan AI Global
Huawei Luncurkan Strategi “Grid-Forming” Terbaru untuk Mendukung Sistem Kelistrikan Masa Depan di Ajang The Smarter E 2026
SCIE Menunjukkan HILO WAVE® Mendukung Regenerasi Struktur Kulit Tanpa Memicu Respons Peradangan
Menemukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif di 16 Kota Tuan Rumah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 12:47 WIB

Robert Lewandowski Jadi Bintang TVC Terbaru CHERY, Hidupkan Semangat “For Family”

Senin, 20 Juli 2026 - 09:58 WIB

Konektivitas Berbasis AI: Asia Pasifik Susun Arah Menuju Masa Depan Digital yang Lebih Cerdas

Senin, 20 Juli 2026 - 00:17 WIB

Farizon Resmikan Pusat Distribusi Suku Cadang Global, Perkuat Layanan Purnajual di Pasar Internasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:31 WIB

CGTN: Tiongkok Berkomitmen Jadikan AI sebagai Penggerak Kemakmuran Bersama di Tengah Melebarnya Kesenjangan AI Global

Berita Terbaru

Pers Rilis

Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 14:00 WIB